Untuk mendapatkan unjuk kerja relai proteksi yang baik maka perlu dipertimbangkan pula jenis skema proteksi dan media komunikasi yang sebaiknya diterapkan. Tulisan berikut ini akan mencoba menjelaskan skema proteksi dan media komunikasi yang efektif berdasarkan standard IEEE 37.133.1999Panjang pendek penghantar yang dinmaksudkan disini bukanlah berarti 'ukuran panjang secara fisik'. Panjang pendeknya penghantar ditentukan berdarankan nilai SIR(SIR = Source to line Impedance ratio). SIR merupakan perbandingan antaran besarnya impedansi di belakang terminal relai dengan impedansi penghantar yang diproteksi.
SIR= Zbelakang (pu)/Zpenghantar(pu)
penghantar dikategorikan ke dalam
Sebagai contoh : Pada penhantar 500kV dengan reaktansi urutan positif sebesar 0.332 ohm/km, dan apbila 100MVA dan 500 kV disgunakan sebagai basis maka akan mempunyai reaktansi sebesar
0.332/ [(500000^2)/(100000000)]=0.000013 pu/km
Apabila impedansi di belakang terminal relai sebesar 0.013 (berdasarkan perhitungan dengan level gangguan sebesar 10 000 MVA dan reaktansi urutan positif sama dengan 0.332 ohm/km). Maka nilai SIR dapat dihitung sebagai berikut:
Ok, kita teruskan dengan media komunikasi ynag dapat dipakai relai :
SIR= Zbelakang (pu)/Zpenghantar(pu)
penghantar dikategorikan ke dalam
- kategori penghntar pendek bila nilai SIR=>4
- kategori sedang bila nilai 0.5 < SIR < 4
- kategori panjang bila SIR =<0.5
Sebagai contoh : Pada penhantar 500kV dengan reaktansi urutan positif sebesar 0.332 ohm/km, dan apbila 100MVA dan 500 kV disgunakan sebagai basis maka akan mempunyai reaktansi sebesar
0.332/ [(500000^2)/(100000000)]=0.000013 pu/km
Apabila impedansi di belakang terminal relai sebesar 0.013 (berdasarkan perhitungan dengan level gangguan sebesar 10 000 MVA dan reaktansi urutan positif sama dengan 0.332 ohm/km). Maka nilai SIR dapat dihitung sebagai berikut:
- untuk panjang penhantar 19 km maka
SIR= 0.13/(19 x 0.000013) = 56.53
ini berarti penghantar termasuk penghantar dalam kategori 'pendek'; - untuk panjang penghantar 100 km maka
SIR
= 0.13/(100 x 0.000013) = 1
berarti termasuk penghantar 'sedang'
- untuk panjang penghantar 2 km maka
SIR=0.11/(2 x 0.011) = 5
Termasuk dalam kategori 'pendek' - panjang penghantar 25 km maka
SIR=0.11/(25 x 0.011) = 0.4
termasuk dalam kategori 'panjang'
Ok, kita teruskan dengan media komunikasi ynag dapat dipakai relai :
- Fiber Optic (FO)
- Pilot Wire (PW)
- Power Line Carrier (PLC)
- Microwave (MW)
- Point to point Radio (R)
- Untuk penghantar yang termasuk kedalam kategori pendek (SIR =>4)
— Current Differential (FO,PW,MW)
— Phase comparison (FO, PW, AT, PLC, MW, R)
— POTT (FO, PW, AT, PLC, MW, R)
— Directional comparison blocking (FO, PW, AT, PLC, MW, R)
- Untuk penghantar yang termasuk kedalam kategori sedang (0.5 < SIR < 4)
— Phase comparison (AT, PLC, MW)
— Directional comparison blocking (AT, PLC, MW)
— Permissive underreaching transfer trip (FO, MW)
— POTT or unblocking (FO, MW, PLC)
— Step distance
— Step or coordinated overcurrent
— Inverse time overcurrent
— Current differential
- Untuk penghantar yang termasuk kedalam kategori panjang (SIR =< 0.5)
— Phase comparison (PLC, MW)
— Directional comparison blocking (PLC, MW)
— PUTT, POTT, or unblock (AT, PLC, MW)
— Step distance
— Step or coordinated overcurrent
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
05.54
Budi Santoso

